Tekno Rilis

Memuat berita teknologi terbaru...

Home Aplikasi Artikel
Aplikasi

Penting! WhatsApp Hentikan Dukungan Android Lawas Mulai September 2026

15 Mei 2026 5 menit baca 17 views Sumber: detikcom

WhatsApp akan menghentikan dukungannya untuk ponsel Android di bawah versi 6.0 mulai 8 September 2026. Pengguna diimbau untuk memeriksa perangkat mereka agar tetap bisa mengakses aplikasi perpesanan ini dan melakukan persiapan yang diperlukan.

Ponsel lama menampilkan notifikasi penghentian dukungan WhatsApp

Jakarta - Kabar penting datang bagi jutaan pengguna WhatsApp di seluruh dunia, khususnya mereka yang masih setia dengan perangkat Android lawas. Aplikasi perpesanan paling populer ini secara resmi akan menghentikan dukungannya untuk ponsel yang menjalankan sistem operasi Android di bawah versi 6.0 (Marshmallow) mulai tanggal 8 September 2026.

Keputusan ini menandai langkah strategis WhatsApp untuk terus meningkatkan keamanan, fungsionalitas, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Namun, di sisi lain, ini juga menjadi pengingat bagi pengguna untuk selalu memastikan perangkat mereka tetap kompatibel dengan standar teknologi terbaru.

WhatsApp dan Evolusi Dukungan Sistem Operasi

Penghentian dukungan untuk sistem operasi yang lebih tua bukanlah hal baru dalam industri teknologi. Hampir setiap pengembang aplikasi, termasuk raksasa seperti WhatsApp, secara berkala melakukan penyesuaian ini. Tujuannya jelas: untuk fokus pada platform yang lebih modern, yang mampu mendukung fitur-fitur baru, memiliki lapisan keamanan yang lebih kuat, dan menawarkan performa yang lebih optimal.

Android 6.0 Marshmallow sendiri pertama kali dirilis pada Oktober 2015. Ini berarti, pada saat penghentian dukungan di tahun 2026, sistem operasi tersebut sudah berusia lebih dari satu dekade. Selama rentang waktu tersebut, Android telah mengalami banyak sekali pembaruan dan evolusi, dari Nougat, Oreo, Pie, hingga versi-versi terbaru saat ini. Setiap versi membawa peningkatan signifikan dalam hal keamanan, privasi, manajemen daya, dan API (Application Programming Interface) yang memungkinkan pengembang menciptakan aplikasi yang lebih canggih.

Dampak Langsung bagi Pengguna: Apa yang Harus Dilakukan?

Bagi pengguna yang perangkatnya masih menjalankan Android versi di bawah 6.0, pengumuman ini berarti risiko kehilangan akses ke WhatsApp. Ini bisa berarti tidak lagi bisa mengunduh atau memperbarui aplikasi, atau bahkan aplikasi yang sudah terinstal tidak akan lagi berfungsi dengan semestinya. Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dan harus dilakukan:

  • Pengecekan Versi Android: Langkah pertama dan terpenting adalah memeriksa versi Android yang sedang berjalan di ponsel Anda. Caranya umumnya cukup mudah: Buka menu 'Pengaturan' (Settings) > Gulir ke bawah dan pilih 'Tentang Ponsel' (About Phone) > Cari informasi 'Versi Android' (Android Version).
  • Opsi Pembaruan Sistem: Jika perangkat Anda masih di bawah Android 6.0, periksa apakah ada pembaruan sistem operasi yang tersedia. Beberapa ponsel lawas mungkin masih memiliki opsi untuk memperbarui ke Marshmallow atau bahkan versi yang lebih baru, tergantung pada dukungan dari pabrikan ponsel tersebut. Anda bisa menemukannya di 'Pengaturan' > 'Pembaruan Perangkat Lunak' (Software Update) atau 'Pembaruan Sistem' (System Update).
  • Pertimbangan Upgrade Perangkat: Apabila ponsel Anda sudah terlalu tua dan tidak lagi mendapatkan dukungan pembaruan OS dari pabrikan, maka saatnya mempertimbangkan untuk beralih ke perangkat yang lebih baru. Ponsel Android modern umumnya sudah menjalankan Android 10 ke atas, sehingga akan aman dari penghentian dukungan ini untuk beberapa tahun ke depan.
  • Pentingnya Pencadangan Data: Sebelum melakukan pembaruan atau berpindah perangkat, selalu pastikan untuk mencadangkan riwayat obrolan WhatsApp Anda. WhatsApp menyediakan fitur pencadangan ke Google Drive yang sangat berguna untuk memindahkan semua percakapan dan media Anda ke perangkat baru tanpa kehilangan data.

Siapa Saja yang Terkena Dampak?

Pengguna yang berpotensi terkena dampak adalah mereka yang masih menggunakan ponsel yang dirilis sekitar tahun 2014-2015 atau lebih awal, yang mungkin 'terjebak' pada Android 5.0 Lollipop, KitKat, atau bahkan Jelly Bean. Ini bisa termasuk beberapa model flagship lama dari Samsung, LG, HTC, atau perangkat kelas menengah dan bawah dari berbagai merek yang tidak mendapatkan pembaruan OS berkelanjutan.

Meskipun jumlah pengguna dengan perangkat sekelas itu semakin berkurang seiring waktu, WhatsApp tetaplah aplikasi esensial bagi banyak orang. Kehilangan akses ke WhatsApp bisa berarti terputusnya komunikasi dengan keluarga, teman, atau rekan kerja, terutama di negara-negara berkembang di mana ponsel lawas masih banyak digunakan.

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan?

Alasan utama di balik keputusan ini adalah kombinasi dari faktor teknis, keamanan, dan fungsionalitas:

  • Keamanan: Sistem operasi yang lebih tua seringkali memiliki celah keamanan yang tidak lagi ditambal oleh pembaruan dari Google. Dengan berfokus pada OS yang lebih baru, WhatsApp dapat memastikan bahwa pengguna terlindungi dari ancaman siber terbaru.
  • Fungsionalitas dan Fitur Baru: Pengembangan fitur-fitur baru seringkali memerlukan API dan kapabilitas yang hanya tersedia di versi Android yang lebih modern. Mendukung OS yang sangat tua membatasi inovasi dan menghambat kemampuan WhatsApp untuk memperkenalkan fitur-fitur canggih.
  • Optimasi dan Performa: Mengembangkan dan menguji aplikasi untuk beragam versi OS, terutama yang sudah usang, membutuhkan sumber daya yang besar. Dengan mengurangi jumlah versi OS yang didukung, WhatsApp dapat mengoptimalkan aplikasi untuk performa yang lebih baik dan pengalaman pengguna yang lebih mulus pada perangkat yang lebih modern.

Tren Industri dan Siklus Hidup Perangkat

Keputusan WhatsApp ini sejalan dengan tren umum di industri teknologi. Perusahaan perangkat lunak dan aplikasi secara rutin menghentikan dukungan untuk platform lama untuk memastikan mereka dapat terus berinovasi. Browser web, aplikasi perbankan, dan bahkan sistem operasi desktop juga memiliki siklus hidup dukungan. Ini mendorong pengguna untuk mengadopsi teknologi yang lebih baru, yang pada gilirannya juga mendorong inovasi di sisi perangkat keras.

Siklus hidup ponsel pintar juga semakin cepat. Meskipun sebuah ponsel mungkin secara fisik masih berfungsi, dukungan perangkat lunak adalah faktor krusial yang menentukan masa pakainya. Penghentian dukungan ini menjadi pengingat bahwa memiliki perangkat yang selalu diperbarui, baik dari sisi hardware maupun software, adalah kunci untuk tetap terhubung dan aman di era digital.

Dengan batas waktu yang masih cukup panjang, yaitu hingga September 2026, pengguna memiliki waktu yang memadai untuk mempersiapkan diri. Baik itu dengan memperbarui sistem operasi atau berinvestasi pada perangkat baru, langkah proaktif akan memastikan kelancaran komunikasi melalui WhatsApp di masa mendatang.

Informasi mengenai penghentian dukungan WhatsApp untuk Android di bawah versi 6.0 ini sebelumnya telah dilaporkan oleh detikcom.

Sumber Artikel

Artikel ini dibuat berdasarkan informasi dari sumber berita yang tercantum.

detikcom